Tabungan Qurban Berbasis Dinar Emas

Photobucket

Q: Apa itu TABANAS BABM? A: Tabungan Qurban berbasis Dinar Emas. Suatu jenis tabungan yang dilakukan oleh peserta program secara berkala dalam jangka waktu tertentu yang hasilnya untuk  membeli hewan qurban. Setiap setoran dari peserta akan dikonversikan ke dalam bentuk dinar emas.

Q: Apa tujuan program ini? A: Memudahkan masyarakat khususnya mahasiswa STAN yang ingin menunaikan ibadah qurban secara pribadi

Q: Apa manfaatnya? A: Antara lain memperkuat niat melakukan qurban, meringankan beban pembelian hewan qurban, nilai tabungan stabil karena dikonversi ke dalam dinar emas, dan peluang infaq, yaitu dengan menginfaqkan bagi hasil dari tabungan ini untuk dikelola BABM.

Q: Siapakah peserta tabungan ini? A: Siapa saja yang ingin melaksanakan qurban

Q: Bagaimana sistem pelaksanaannya? : A: BABM memberikan layanan kepada peserta berupa : >> Proses menabung dilakukan selama 12 bulan mulai bulan Muharram 1434H/November 2012 sampai bulan Dzulhijjah 1434 H/Oktober 2013 >> Besaran tabungan Qurban setiap bulannya fleksibel sesuai dengan kemampuan pequrban . >> Setiap dana yang ditabung akan dikonversi ke dalam dinar emas segera setelah dana tersebut diterima >> Setiap peserta akan mendapat laporan tabungan setiap bulan dalam nilai rupiah dan dinar emas.

Q: Bagaimana cara pendaftarannya? A: Caranya: >> Unduh formulir pendaftaran di Grup BABM STAN (www.facebook.com/groups/babm.stan) atau http://www.4shared.com/file/iEEGr1MQ/Formulir_TABANAS.html >> isi formulir tersebut lalu kirimkan ke babmstan@gmail.com atau via massage ke Halaman BABM STAN (www.facebook.com/BABM.STAN) >> konfirmasi ke 085218197856

Q: Bagaimana cara penyetorannya? A: Peserta bebas menentukan pilihan di dalam penyetoran: >> Bisa menyetorkan langsung ke Kantor BABM, Sayap Utara Masjid Baitul Maal (MBM Kampus STAN) >> Transfer melalui nomor rekening Bank Mandiri 149-00-0583195-5 a.n. Zein Husein Siregar, konfirmasi ke 085218197856

Q: Kapan mulai penyetoran? A: Kapan saja sesuai keinginan penabung

Q: Jika ikut program ini apakah harus berqurban di kampus STAN? A: Tidak, penabung bebas memilih tempat berqurban

Program ini terselenggara atas kerjasama BABM STAN dengan dinaremasku.com

Mendeteksi Dinar Palsu

Sufyan al Jawi – Numismatik Indonesia
Beredarnya kembali dinar emas dan dirham perak merupakan salah satu tanda kebangkitan Islam, melalui jalur yang haq dengan hadirnya amirat-amirat. Perlu kita waspadai kemungkinan pemalsuan koin-koin tersebut.

Pemalsuan koin dinar emas dan dirham perak pada zaman dahulu lazimnya dilakukan oleh orang Yahudi dan orang Zindiq, untuk mengeruk keuntungan dengan cara bathil, yang oleh ulama Salaf disebut dinar-dirham magsyusah. Kini pemalsuan bisa dilakukan oleh siapa saja, yang berniat menipu dengan menggunakan teknologi terkini. Read the rest of this entry »

Memeriksa Keaslian Koin Dinar Emas

Barangkali ada yg bertanya2, bagaimana memeriksa keaslian koin dinar? Sebab ada kekhawatiran koin dinar dirham yang ada sekarang ini mulai “dipalsukan” atau tidak yakin terhadap keasliannya.Untuk memeriksa emas secara umum yang bersifat non homogen atau bentuk dan kadar yang berbeda2 seperti perhiasan (kalung, gelang, cincin, giwang, anting, dll), tentu yang jadi acuan pertama2 adalah kertas sertifikatnya. Dari sertifikat, bisa diketahui secara tertulis berapa berat dan kadarnya? Cukup demikiankah? Kalau penerbit sertifikat bisa/sangat dipercaya, ya sudah, terima saja. Namun apabila ragu2, apa boleh buat, harus dilakukan tes fisik berupa tes berat dan tes kimiawi untuk memeriksa kadarnya. Read the rest of this entry »

Qirad

Diantara para ulama fiqih ada yang beranggapan dua hal ini sama namun ada juga yang beranggapan dua hal ini berbeda. Yang beranggapan sama antara lain Dr. Wahbah Al-Zuhayli dalam kitab Al-Fiqh Al-Islami Wa-Adillatuh dimana beliau menjelaskan bahwa Qirad dan Mudarabah hanya masalah perbedaan penyebutan dari asal daerah yang berbeda. Istilah Qirad berasal dari Hijaz sedangkan Mudarabah dari Iraq. Read the rest of this entry »

Dinar Untuk Perencanaan Haji

dinar hajiIbadah haji dari waktu ke waktu punya tantangannya sendiri, tidak mudah, berat dan mahal.

Bila pada zaman kakek nenek dahulu tantangannya adalah transport yang bisa memakan waktu berbulan-bulan dan ketidak amanan dalam perjalanannya; saat ini transport banyak dan cepat – namun Anda belum tentu bisa melaksanakan ibadah haji pada waktu yang Anda rencanakan. Read the rest of this entry »

« Older entries